Logo ASAD

ASAD Kota Banda Aceh

PERSINAS ASAD Aceh Gelar Konsolidasi Daring Bahas Persiapan Rakerprov 2025

Dipublikasikan pada: 09 Sep 2025 22:43

PERSINAS ASAD Aceh Gelar Konsolidasi Daring Bahas Persiapan Rakerprov 2025

Banda Aceh – Pengurus Provinsi PERSINAS ASAD Aceh menggelar konsolidasi secara daring melalui aplikasi Zoom pada Selasa (9/9) malam. Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk membahas persiapan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) yang dijadwalkan berlangsung pada September 2025.

Hadir dalam konsolidasi tersebut jajaran pengurus provinsi, di antaranya Ketua Pengprov PERSINAS ASAD Aceh Abdul Waris, Sekretaris Zaini, dan Dewan Pembina Dicky Agung Setiawan.

Ketua Pengprov PERSINAS ASAD Aceh Abdul Waris mengatakan konsolidasi ini digelar untuk memastikan seluruh persiapan menuju Rakerprov berjalan matang dan terarah. “Rakerprov bukan sekadar agenda rutin, tetapi forum strategis untuk menyusun langkah organisasi ke depan,” ujarnya.

Abdul Waris menjelaskan, melalui konsolidasi daring ini, seluruh pengurus dapat menyamakan visi dan misi dalam menghadapi tantangan organisasi. “Komunikasi yang baik antara pengurus provinsi dengan jajaran pengurus kabupaten dan kota menjadi kunci keberhasilan Rakerprov,” jelasnya.

Abdul Waris berharap konsolidasi ini mampu menumbuhkan semangat kebersamaan di antara seluruh pengurus. Menurutnya, soliditas yang terjaga akan membuat PERSINAS ASAD Aceh lebih siap merumuskan program kerja yang bermanfaat. “Dengan kekompakan yang kuat, kita bisa menghasilkan program kerja yang memberi dampak positif, tidak hanya untuk organisasi tetapi juga masyarakat,” harapnya.

Abdul Waris juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif seluruh pengurus dalam menyusun agenda Rakerprov. “Setiap keputusan yang dihasilkan nantinya akan menjadi pedoman kerja bersama dalam satu periode kepengurusan. Karena itu, semua harus ikut berkontribusi,” tegasnya.

Abdul Waris menambahkan Rakerprov 2025 diharapkan melahirkan kebijakan yang relevan dengan kebutuhan zaman. “Pengembangan atlet, peningkatan kualitas pelatih, dan penguatan kelembagaan harus menjadi perhatian utama,” tambahnya.

Abdul Waris menegaskan Rakerprov juga menjadi ajang evaluasi bagi perjalanan organisasi selama ini. Ia menilai evaluasi penting agar kekurangan dapat diperbaiki sekaligus mencari terobosan baru. “Dari sini kita bisa belajar, memperbaiki, dan melangkah lebih maju,” katanya.

Abdul Waris berharap forum Rakerprov 2025 dapat melahirkan keputusan yang membawa semangat baru bagi seluruh anggota. “Kami optimistis hasil Rakerprov nanti akan menjadi fondasi kokoh bagi perkembangan pencak silat di Aceh,” tutupnya. (Mukmin)